Kesiapan Pasokan Listrik Jelang Tahun Baru 2017

0
602

Jakarta, geoenergi.co.id – Menjelang pergantian tahun 2016 ke 2017, PLN Distribusi Jakarta Raya tetap menjaga kontinuitas pasokan daya listrik di wilayah Jakarta secara optimal. Piket siaga dan penguatan khusus diberlakukan mulai tanggal 22 Desember 2016 sampai dengan 02 Januari 2017. PLN Disjaya tidak merencanakan pemadaman aliran listrik untuk kepentingan pembangunan jaringan, rehabilitasi dan atau pemeliharaan jaringan tenaga listrik, berkaitan dengan malam pergantian tahun.

Listrik Jakarta dipasok dari 8 subsitem yang teridiri dari 3 pembangkit dan 5 subsistem. Perkiraan beban puncak jelang malam pergantian tahun tanggal 31 Desember 2016 pukul 19.00 WIB yaitu 2.750 MW dan beban puncak siang tanggal 1 Januari 2017 sebesar 3.000 MW. Saat Perayaan pergantian tahun baru beban puncak Jakarta lebih tinggi pada malam hari. Perkiraan beban puncak baik siang maupun malam masih di bawah beban normal pada hari biasa, maka dipastikan pasokan daya ke wilayah DKI Jakarta Raya dan sistem Jawa Bali dalam kondisi aman, demikian menurut Murtaqi Syamsuddin, Direktur Regional  PLN Jawa Bagian Barat kepada wartawan di acara kunjungan kerja Direksi ke Unit PLN Disjaya, Jakarta, Sabtu (31/12).

Listrik padam bisa saja terjadi dalam keadaan yang tidak terencana seperti bila terjadi gangguan pada sistem jaringan tenaga listrik, kejadian yang tidak terprediksi sebelumnya atau bencana alam (force majeure). Mengantisipasi percepatan pemulihan terhadap kemungkinan terjadinya gangguan jaringan, PLN Disjaya melakukan siaga penuh pada setiap Posko Pelayanan Teknik pada 16 wilayah selama 24 jam sehari 7 hari seminggu. Posko-posko tersebut dapat dihubungi melalui Contact Center 123 dari telepon rumah maupun (021) 123 dari telepon seluler, Facebook PLN123 dan Twitter @pln_123.

20161231_170914

Sementara itu menurut General Manager PLN Disjaya, Syamsul Huda yang ikut mendampingi Direktur Regional mengungkapkan langkah-langkah operasional yang dipersiapkan PLN Disjaya.

” Kami melakukan pengecekan pada seluruh Jaringan Tenaga Listrik (JTL) di wilayah Disjaya, terutama kondisi JTL yang kritis, yang diperkirakan dapat menimbulkan gangguan padam di sisi pelanggan. Apabila diketahui ada jaringan yang rawan gangguan akan segera diperbaiki,” katanya.

Selain itu, sambung Huda, “Pada sistem 20 KV diusahakan kondisi jaringan dalam keadaan normal. Apabila terdapat gangguan, maka akan dilakukan manuver jaringan dengan melihat kemampuan peralatan distribusi di sisi 20 KV sehingga daerah yang terganggu bisa diisolir dan segera dilakukan perbaikan,” tegasnya. (Pam/foto: pam)

LEAVE A REPLY