Pertamina Jamin Stok BBM dan LPG Aman saat Mudik

0
421

Jakarta, geoenergi.co.id – Pihak PT Pertamina (persero) melalui Vice President Corporate Communication, Adiatma Sardjito, saat menjadi pembicara di Forum Promoter 2018 Polri yang bertema “Kesiapan Menghadapi Mudik Lebaran Dalam Rangka Mewujudkan Kamseltibcarlantas,” yang digelar Kamis (7/6) di Hotel 88 Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, mengatakan pihaknya siap mendukung kelancaran mudik dengan menyediakan dan menjamin pasokan BBM aman khususnya di jalur mudik.

Adiatma melanjutkan, “Pertamina sudah menyetok BBM dan gas sejak 3 bulan yang lalu. Untuk stok BBM dan gas dipastikan aman. Hanya saja saat arus mudik yang menjadi penentu terpenuhinya BBM dan gas adalah faktor distribusi. Hal itulah yang terjadi pada masa mudik lebaran tahun 2017 lalu sehingga terjadi kasus di tol Brexit (Brebes Exit),” tuturnya.

Pihak Pertamina berkeinginan succees story akan berulang kembali. “Peran besar kesuksesan mudik tahub 2017 kemarin adalah dari Kepolisian, tahun lalu luar biasa. Kemacetan yang terjadi di 2016 lalu akibatkan suplai BBM ke tol tidak bisa masuk karena tidak dikawal oleh Kepolisian, tahun ini akan dikawal,” ujar Adiatma.

Terkait dengan stok BBM dan LPG, Adiatma mengungkapkan untuk ketahanan stok rata-rata LPG sekitar 17 hari, kerosine 62 hari, premium 27 hari, pertalite 21 hari, pertamax 20 hari, pertamax turbo 38 hari. Selain itu solar 24 hari, dexlite 27 hari, Dex 47 hari dan avtur 28 hari. Kemudian lanjut Adiatma perkiraan pertumbuhan konsumsi BBM pada masa mudik lebaran tahun ini sekitar 15 persen. Sementara perkiraan jumlah pemudik akan meningkat sekitar 11 -13 persen dibandingkan tahun 2017.

Untuk menjamin pasokan BBM lancar terutama di jalur macet, Pertamina mensiagakan motor BBM yang menyediakan BBM dalam kemasan. Tahun ini jumlah armada motor BBM menjadi 200 unit dari sebelumnya (tahun 2017) sebanyak 83 unit. Selain itu juga mobil dispenser juga ditambah menjadi 20 unit dari sebelumnya 9 unit.

“Mobil dispenser ini adalah mobil yang menyediakan BBM nanti akan kita tempatkan di rest area yang tidak ada SPBU. Sistem pembayaran juga akan mudah yang dilengkapi dengan cashless, pembelian juga dibatasin,” pungkas Adiatma. (Pam)

LEAVE A REPLY