SPBU KOMPAK 86.984.14 DISTRIK AYAMARU KABUPATEN MAYBRAT PAPUA BARAT JUAL BBM SATU HARGA

0
228

Maybrat, geoenergi.co.id – Pada hari ini Kamis 1 November 2018 Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa didampingi Bupati Maybrat Bernard Sagrim dan Manager Retail Fuel Marketing Region VIII PT Pertamina (Persero), Fanda Chrismianto meresmikan Program BBM Satu Harga ke 83 di SPBU KOMPAK 86.984.14 Distrik Ayamaru Timur Kabupaten Maybrat Propinsi Papua Brat. Sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 tahun 2016 tentang Percepatan Pemberlakuan Satu Harga  Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan secara Nasional memberi Amanah kepada BPH Migas sebagai Badan yang ditugasi untuk mengawal agar Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM khusus penugasan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat di Indonesia dengan harga yang sama.

BBM Satu Harga ini adalah bukti begitu besarnya perhatian Pemerintah terhadap masyarakatnya. Selain itu, dalam implementasi program BBM Satu Harga di Kabupaten Maybrat kami berharap setiap pihak antara lain Pemerintah Daerah, Pengusaha dan PT Pertamina (Persero) dapat bekerjasama dan berkoordinasi dengan baik dalam menciptakan sistem yang dapat memudahkan masyarakat agar mudah mendapatkan BBM secara adil. Jangan sampai ada hal-hal yang dapat mempersulit masyarakat yang membutuhkan BBM.

Pembangunan SPBU Kompak di wilayah 3T ini bukan merupakan hal yang mudah mengingat lokasi geografis dan ongkos angkut yang tinggi sehingga perlu dipastikan tepat sasaran peruntukannya. Oleh karena itu perlu ada  pengawasan dari Pemerintah daerah dan Aparat agar Penyaluran BBM Satu Harga ini tepat sasaran, tidak boleh ada Industri dan oknum yang menikmati Program BBM Satu Harga ini.

Secara nasional, dari tahun 2017 sampai tahun 2019 akan dibangun 160 Penyalur BBM Satu harga. Pada tahun 2017 telah terbangun 57 Penyalur BBM Satu Harga dengan rincian 54 Penyalur oleh PT. Pertamina (Persero) dan 3 Penyalur oleh PT. AKR Corporindo, TBK. Untuk tahun ini (Tahun 2018) target Penyalur BBM Satu Harga sebanyak 73 penyalur dengan rincian 67 penyalur oleh PT. Pertamina (Persero) dan 6 penyalur oleh PT. AKR Corporindo, TBK. Realisasi sampai hari ini, termasuk Penyalur BBM Satu Harga Distrik Ayamaru, Kabupaten Maybrat, telah diresmikan 83 Penyalur BBM Satu Harga dengan rincian 78 penyalur oleh PT. Pertamina (Persero) dan 4 penyalur oleh PT. AKR Corporindo, TBK. Penyalur BBM satu harga target tahun 2018 yang belum diresmikan namun telah beroperasi sebanyak 34 penyalur oleh PT. Pertamina (Persero) dan 1 Penyalur oleh PT. AKR Corporindo, Tbk. Sedangkan pada tahun 2019, ditargetkan 29 Penyalur beroperasi oleh PT Pertamina (Persero) dan 1 Penyalur oleh PT AKR Corporindo, Tbk.

Kuota volume JBT tahun 2018 untuk Kabupaten Maybrat sebesar 837 KL yang terdiri dari Minyak Solar sebesar 288 KL dan Kerosene sebesar 539 KL. Sedangkan kuota Volume JBKP (Bensin RON 88/ Premium) untuk Kabupaten Maybrat sebesar 403 KL. Realisasi JBT sampai bulan September 2018 adalah sebesar 550 KL (66,31%) untuk Minyak Solar sebesar 225 KL (78,13%) dan Kerosene 325 KL (60,30%). Realisasi JBKP (Bensin RON 88/ Premium) sampai bulan September 2018 adalah sebesar 280 KL (69,48%). 

Sebelum program BBM Satu Harga bergulir, masyarakat yang berada di kawasan terluar dan perbatasan Indonesia membeli BBM dengan harga berkali-kali lipat dari harga di kota besar. Dengan diresmikankannya Program BBM Satu Harga ke-83 di SPBU KOMPAK 86.984.14 ini, Masyarakat Papua khususnya Kabupaten Maybrat, kini bisa menikmati bahan bakar minyak (BBM) dengan harga yang sama seperti di Pulau Jawa. Sebelum adanya Program BBM Satu Harga di  Distrik Ayamaru Timur Kabupaten Maybrat Harga Premimum dan Solar sebesar Rp10.000,-/liter. Setelah diresmikan Program BBM 1 Harga ini, Harga Premium menjadi Rp6.450,- liter dan Solar Rp5.150,-/liter.Program BBM Satu Harga ini tidak lepas berkat kebijakan yang dirilis langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Yahukimo, Papua, Oktober tahun 2016. Program BBM Satu Harga merupakan pengejawantahan dari energi berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Pemerintah berkomitmen untuk menyukseskan program ini untuk menciptakan harga bahan bakar yang sama antar daerah. Berbagai moda transportasi juga digunakan untuk memperlancar distribusi BBM, termasuk mengoperasikan pesawat pengangkut BBM ke sejumlah wilayah 3T (terdepan, terpencil, dan terluar).

Pemerintah dan stakeholder telah bahu membahu dalam pelaksanaan program BBM Satu Harga guna mewujudkan sila kelima Pancasila, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Kepala Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas), M. Fanshurullah Asa mengatakan, BPH Migas bertanggung jawab terhadap perwujudan tiga keadilan, yaitu Keadilan Ketersediaan, Keadilan Distribusi dan Keadilan Harga di bidang hilir minyak dan gas bumi. Kami berharap dengan terbangunnya SPBU Kompak Distrik Ayamaru, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat ini dapat memacu pertumbuhan ekonomi di Papua Barat khususnya di Distrik Ayamaru. PT Pertamina (Persero) juga diharapkan untuk terus menjamin pasokan BBM SPBU Kompak ini. (Pam)

LEAVE A REPLY