SHARE
Facebook
Twitter
foto: istimewa

Wonosobo, Geoenergi – Pada hari Senin, 13 Juni 2016, sekitar pukul 09:20 wib, telah terjadi kecelakaan kerja berupa  sambungan pipa uap lepas dari Flensa Flow Tee di rangkaian kepala sumur HCE 30A yang terletak di Desa Karangtengah Kec. Batur Kab. Banjarnegara. Akibat lepas sambungan pipa uap sehingga menimbulkan semburan uap panas  ke tanah dan mengenai 6 (enam) pegawai yang sedang melakukan pekerjaan monitoring operasi di sekitar sumur HCE 30 tersebut. Para korban mengalami luka bakar dan segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosobo dan Rumah Sakit Islam (RSI) Wonosobo untuk tindakan medis, demikian menurut  Dadang Syarif, Corpororate Secretary, PT Geo Dipa Energi (Persero) melalui keterangan persnya yang diterima www.geoenergi.co.id.

Kejadian ini juga membuat kepanikan para warga masyarakat yang bercocok tanam di sekitar lokasi sumur, 8 (delapan) orang warga masyarakat yang terkena dampak kepanikan sudah ditangani oleh dokter puskemas terdekat. Satu diantaranya dirujuk ke RSI dan 7 orang lainnya sudah diperbolehkan pulang.

Ada beberapa daftar nama korban dari pegawai dan warga masyarakat sekitar yang mengalami kecelakaan, Joko Irawanto (Supervisor Steam Field) ke RSUD Wonosobo, Samuri Budiarso (Operator Steam Field) ke RSUD Wonosobo,  Supriyono (Operator Steam Field) ke RSUD Wonosobo,  Supartono (Maintenance Steam Field) ke RSI Wonosobo, Yudi Iskandar (Operator Steam Field) ke RSI Wonosobo, Vandi Pratama (Staff HSE) ke RSI Wonosobo.

Lebih lanjut Dadang mengungkapkan tanggap darurat telah dilakukan oleh GDE dengan melibatkan aparat dan instansi terkait untuk meminimalisir dampak kecelakaan kerja serta melakukan sterilisasi lokasi dan pengamanan. “Semburan uap tersebut telah dihentikani dengan menutup katup utama (master valve) pada kepala sumur dan kondisi saat ini dinyatakan aman dan selanjutnya akan dilakukan tindakan recovery,” pungkasnya. (Pam)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY