Perkaya Pengalaman Kuliner Anda di Picnic Singapura

0
118

Singapura, geoenergi.co.id – Nikmati semua musim dengan pencahayaan LED terkoneksi yang imersif dari Philips Lighting di restoran yang menyajikan berbagai masakan di Singapura

Singapura – Philips Lighting pemimpin dunia di bidang pencahayaan, baru-baru ini mengumumkan penggunaan pencahayaan dalam ruang yang transformatif untuk Picnic, sebuah restoran bertemakan taman seluas 930 meter persegi di Singapura.

Menggabungkan yang terbaik dari kedua dunia
Mengingat cuaca Singapura yang panas dan lembap sepanjang tahun, pemilik restoran Cheng Hsin Yao membayangkan sebuah tempat yang dapat menggabungkan keceriaan dan energi bersantap di luar ruang namun tetap dalam kenyamanan ruangan ber-AC. Untuk mencapai visinya, sebuah area dalam ruang di pusat perbelanjaan diubah dengan menggunakan teknologi pencahayaan LED inovatif yang menyerupai cahaya alami siang hari di sebuah taman luar ruang yang sesungguhnya. Hasil akhirnya adalah pengalaman unik bersantap di taman dalam ruang pertama yang pernah ada.

“Pencahayaan merupakan bagian tidak terpisahkan dari pengalaman bersantap. Dengan menggunakan cahaya, kami menciptakan berbagai suasana untuk menghadirkan musim yang berbeda dan pada akhirnya, menciptakan kesan dan kenangan yang berbeda. Makanan enak sudah seharusnya, tapi menyantap makanan adalah sebuah pengalaman yang melampaui cita rasa di lidah hingga ke lingkungan di mana kita berada,” kata Cheng Hsin Yao, pemilik Picnic Singapura.

Perubahan musim, mengubah skenario pencahayaan
Untuk menciptakan kembali suasana empat musim di taman kota dalam ruang di Singapura, sistem pencahayaan terkoneksi digunakan untuk menciptakan perubahan pemandangan, seperti saat awan melintas di langit siang hingga nuansa kemerahan matahari terbenam dan langit malam berbintang. Teknologi pencahayaan terkoneksi disinkronkan dengan ramalan cuaca dan melacak perubahan cuaca hingga tiga kali sehari. Sistem ini juga memiliki fleksibilitas dalam menciptakan efek pencahayaan yang mempesona untuk acara-acara khusus.

Untuk memberikan kesan luar ruang yang lebih mendalam, 13 truk penjaja dan konter makanan yang didesain khusus diparkir di taman dalam ruang tersebut. Terdapat tiga zona tempat duduk di restoran ini: konservatori Bunga, tempat piknik yang dilapisi dengan Astroturf dan taman Bir. Panel pencahayaan tekstil Philips digunakan sebagai latar di belakang, di atas seperti langit dan di sekeliling konservatori Bunga dan taman Bir untuk menyerupai skenario perubahan musim dengan efek dekoratif yang disesuaikan.

Restoran ini menyajikan masakan kontemporer dan tradisional favorit dari seluruh dunia, mulai dari pizza dan pasta Italia yang otentik hingga hidangan Jepang tradisional. Beragam zona bersantap dan pajangan makanan dilengkapi dengan resep pencahayaan makanan segar Philips LED, yang menampilkan warna dan tekstur yang kaya dari setiap hidangan. Selain menyajikan makanan enak, kopi berkualitas dapat dipesan di bar espresso atau minuman lainnya dari bar koktil – penggugah rasa yang sempurna sambil menikmati matahari terbenam. Seluruh area telah dirancang untuk memanjakan pecinta kuliner yang berpengalaman, trendi dan akrab dengan media sosial.

Restoran Picnic Singapur memiliki luas 930 meter persegi (10.000 kaki persegi) dibuka pada bulan Desember 2016. Arsitektur & Desain oleh Felicia Toh dari Quarters Design Studio di Singapura bertanggung jawab atas desain interior dan konsep untuk Picnic.

Teknologi yang digunakan untuk menerangi Picnic termasuk 20 panel pencahayaan tekstil Philips, 20 Philips StylID dengan teknologi FreshFood, 275 luminer Philips Modular Instrument, 20 meter Philips PureGlow, 200 meter Philips Color Kinetics iColor Flex, 30 Philips Color Kinetics Color Burst Powercore, 100 LED tabung Philips Master dan 150 bohlam filamen Philips LED DecoClassic yang dapat diredupkan. Sistem Philips StoreWise bekerja sebagai tulang punggung untuk pencahayaan dan mengintegrasikan Philips Dynalite, Philips Color Kinetics dan pencahayaan tekstil Philips dengan Kvadrat Soft Cells. (Pam)

LEAVE A REPLY