Matikan Aliran Listrik Rumah Saat Mudik Lebaran

0
1017

Jakarta, geoenergi.co.id – Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah tinggal hitungan jam. Karena itu PT PLN (Persero) melalui Direktur Bisnis PLN Regional Jawa Bagian Barat saat melakukan Pemantauan Pasokan Listrik Jelang Perayaan Idul Fitri 1439 H di kantor PLN Distribusi Jakarta Raya, hari Rabu Sore (13/6), mengimbau masyarakat yang hendak melakukan mudik, untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran akibat hubungan pendek arus listrik atau korsleting‎.

Haryanto kepada wartawan mengatakan, sebelum meninggalkan rumah untuk mudik, harus dipastikan tidak ada alat elektronik yang masih menyala dan masih tersambung dengan stop kontak.

“Sebelum mudik harus dipastikan tidak ada alat elektronik yang nyala,” imbau Haryanto.

Dia juga melanjutkan imbauannya agar pemutusan arus listrik dilakukan dari MCB atau meter listrik. Sehingga tidak ada listrik yang mengalir di rumah, hal ini agar lebih aman menghindari kerusakan perangkat elektronik dan mengantisipasi korsleting listrik.

‎”Instalasi harus dalam keadaan baik, kedua alat listrik dimatikan bila bisa langsung dari MCB,” katanya.

Selain itu Haryanto juga mengungkapkan, sebelum rumah ditinggal mudik sebaiknya isi pulsa listrik terlebih dahulu bagi pengguna listrik prabayar atau membayar listrik terlebih dahulu bagi pengguna pascabayar, agar saat kembali ke rumah nanti listrik siap digunakan.

“Sebelum mudik isi pulsa listrik atau bayar listrik lebih awal karena nanti pulang jika belum dibayar setelah tanggal 20 nanti diputus,” pesannya.

PLN Disjaya mencatat terjadi penurunan konsumsi listrik di Jakarta, sampai  40 persen selama musim mudik lebaran Idul Fitri 2018‎. Hal ini akibat berkurangnya penggunaan listrik saat libur.

Konsumsi listrik Jakarta saat kondisi normal sebesar 5 ribu Mega Watt (MW), saat menjelang lebaran mengalami penurunan menjadi 3 ribu MW.

“Seperti biasa karena saat Idul Fitri dilakukan cuti bersama, sehingga beban turun 30 sampai 40 persen,” pungkas Haryanto. (Pam/foto:Son)

LEAVE A REPLY