Polri All Out Kawal Pilkada Serentak untuk Indonesia yang Lebih Baik

0
384

Polri Kawal Pilkada Demi Indonesia yang Lebih Baik

Jakarta – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang dilaksanakan pada 27 Juni 2018 kemarin berjalan dengan aman dan lancar. Meskipun begitu masih ada sedikit gesekan di saat menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak.

Karo Divhumas POLRI, Mohammad Iqbal, saat menjadi pembicara kunci dalam acara Forum Promoter 2018 Polri yang bertema ” Kawal Pilkada Demi Indonesia yang Lebih Baik, di Hotel Amaroossa Cosmo, Jakarta, Kamis (19/7) mengatakan, “Polri berkewajiban menjaga keamanan dan kelancaran selama proses pilkada sejak awal hingga akhir terutama jelang pengumuman pemenang Pilkada.”
Pilkada memang rentan terjadi konflik hingga perpecahan karena berbagai faktor. Diantaranya partai politik pendukung atau pengusung calonnya semuanya memiliki kepentingan yang berbeda. “Adanya oknum yang tidak netral dari penyelenggara Pemilu. Biasanya terjadi di KPUD, Panwasda, Panwascam, Aparatur Sipil Negara dan Aparat Keamanan,” tutur Iqbal.

Iqbal juga menyebutkan konflik terjadi lantaran adanya maksud dan tujuan untuk mengejar kepentingan pada Pileg dan Pilpres 2019 mendatang. Dan juga belum terbentuknya koalisi permanen oleh Partai Politik pengusung baik di tingkat Pusat sampai dengan ke tingkat daerah.

“Pilkada adalah polarisasi yang dilegitimasi, memang terjadi polarisasi tapi dilegitimasi UU. Tapi ini harus diatur diorganize tidak bisa dilaksanakan sendiri oleh KPU, harus ada Bawaslu, Polri dan lain-lain. Tidak bisa melaksanakan perhelatan akbar kalau sendirian. Alhamdulillah bisa berjalan lancar meski ada riak-riak masih banyak yang harus kita benahi. Bagaimana kedepan untuk memperbaiki. Karena pilkada ini wajah dari pilpres,” tegasnya.

Kapolri pun kata Iqbal, pernah mengatakan pilkada bagai mesin mobil sudah distater sudah panas, maka perlu kita jadi cooling system yang mendinginkan. Semua stake holder harus melaksanakan dengan keadaan senang meski ada kompetisi di dalamnya, jargon siap kalah siap menang tidak 100 persen terwujud ini harus kita lakukan kedepan, masih banyak yang harus disempurnakan.

“Pada 3 minggu yang lalu kawan kami gugur di papua karena diberondong saat mengawal kotak logistik. Kedepan hal hal ini harus diminimalisir, budaya kekerasan harus kita minimalisirkan tidak bisa polri saja yang turun tangan, devisi humas polri memang sedang melakukan perubahan. Polri tidak bisa besar tanpa dibranding kami akan tampil terus untuk melakukan perubahan,” kata Iqbal.

Lebih lanjut Iqbal berharap, “Insya Allah pilkada serentak 2018 akan diakhiri secara kondusif dan nanti pileg, pilpres juga akan kondusif.” (Pam)

LEAVE A REPLY